tb

Perkuat Upaya Eliminasi TB, Prodi Kedokteran UMSIDA Gelar Seminar dan Workshop Kesehatan Nasional

fkkg.umsida.ac.id – Prodi Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) menyelenggarakan Seminar dan Workshop Kesehatan Nasional sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian Tuberkulosis (TB), khususnya pada anak. Kegiatan yang mengangkat tema Strategi Komprehensif Pengendalian Tuberkulosis Anakdi Indonesia:Integrasi Deteksi Dini, Tata Laksana Klinis, Nutrisi,dan Pemberdayaan Komunitas” ini menjadi ruang edukasi dan kolaborasi bagi akademisi, tenaga kesehatan, pemerintah, komunitas, serta masyarakat dalam meningkatkan kesadaran terhadap permasalahan TB.

Lihat juga: Peduli Kesehatan Masyarakat, FK UMSIDA Gelar Pemeriksaan dan Konsultasi Gratis di CFD Pandaan

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Minggu, (26/07/2026) bertempat di Ruang Pleno, GKB 1 lt 7 Kampus 1Univeristas Muhammadiyah Sidoarjo. Seminar dan workshop ini diikuti oleh berbagai unsur, mulai dari mahasiswa kedokteran, Kesehatan, tenaga kesehatan, mitra rumah sakit dan puskesmas, hingga lembaga pemerhati kesehatan dan organisasi yang bergerak di bidang TB.

Perkuat Komitmen FK UMSIDA dalam Pencegahan dan Pengendalian TB

kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih tingginya tantangan TB sebagai salah satu permasalahan kesehatan masyarakat di Indonesia. Prodi Kedokteran UMSIDA berupaya mengambil peran melalui penguatan edukasi mengenai deteksi dini, pencegahan, diagnosis, hingga penanganan TB secara komprehensif. Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung program eliminasi TB nasional.

Dalam sambutannya, Wakil Dekan FKKG UMSIDA, Dr dr Dzulqarnain Andira M H, menyampaikan bahwa sejak awal berdirinya Program Studi Kedokteran UMSIDA, pihaknya telah melakukan berbagai kajian terhadap permasalahan kesehatan prioritas di Kabupaten Sidoarjo. Dari hasil kajian tersebut, TB Paru menjadi salah satu persoalan kesehatan yang mendapat perhatian serius.

tb

Melihat urgensi permasalahan tersebut, Program Studi Kedokteran FKKG UMSIDA berkomitmen memberikan kontribusi nyata dalam upaya pengendalian dan pencegahan TB Paru. Komitmen tersebut diwujudkan melalui visi Program Studi Kedokteran UMSIDA yang memiliki keunggulan dalam bidang kedokteran pencegahan, khususnya Tuberkulosis Paru.

”Upaya tersebut diintegrasikan dalam berbagai kegiatan akademik dan kemasyarakatan, mulai dari penyusunan kurikulum yang mengedepankan pendekatan kedokteran pencegahan, proses pembelajaran berbasis kasus dan keterlibatan komunitas, hingga pengembangan budaya akademik yang mendorong kesadaran terhadap pentingnya pencegahan penyakit,” terang dr dzul.

Selain itu, FK UMSIDA juga menghadirkan berbagai kegiatan konkret sebagai bagian dari promosi kesehatan. Salah satunya melalui kegiatan FK Run pada Februari 2026 dengan tema “Run for Lung” yang melibatkan masyarakat luas. Seminar dan Workshop TB Paru menjadi kelanjutan dari rangkaian upaya edukasi dan promosi kesehatan tersebut.

Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Menuju Eliminasi TB

Kegiatan Seminar dan Workshop Kesehatan Nasional Prodi Kedokteran UMSIDA mendapatkan apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Dalam sambutan yang disampaikan oleh Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK), dr Rahmi Alfiyanti Nisaul Khoiro mewakili Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, disampaikan bahwa kegiatan tersebut sangat relevan dengan kondisi kesehatan saat ini. Pihaknya juga menyambut baik dan menantikan berbagai kegiatan Prdi Kedokteran selanjutnya yang dapat memberikan kontribusi bagi masyarakat.

tb

Sementara itu, Rektor UMSIDA, Dr. H. Hidayatulloh, M.Si., dalam sambutan sekaligus pembukaan acara menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya terhadap berbagai kegiatan yang dilaksanakan oleh Program Studi Kedokteran UMSIDA.

Diagnosis, Tata Laksana, hingga Nutrisi TB Anak

Seminar menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya, yakni Dr. dr. Retno Asih Setyoningrum, Sp.A (K), Subsp. Resp (K), Dokter Spesialis Anak Subspesialis Pulmonologi, yang membawakan materi “Diagnosis dan Manajemen Kasus TB Paru pada Anak”. Materi tersebut memberikan penguatan pemahaman mengenai aspek diagnosis dan tata laksana TB pada anak.

Selain itu, hadir pula Dr. dr. Meta Herdiana Hanindita, Sp.A, Subsp.N.F.M (K), Dokter Spesialis Anak Subspesialis Nutrisi, yang menyampaikan materi “Optimalisasi Nutrisi sebagai Terapi Tambahan dalam Pengendalian TB Anak”. Pembahasan ini menekankan pentingnya aspek nutrisi sebagai bagian yang tidak terpisahkan dalam penanganan TB anak.

Tidak berhenti pada sesi seminar, peserta juga mendapatkan pengalaman pembelajaran melalui dua workshop, yaitu “Menghitung Nutrisi Anak” dan “Pembacaan Radiologi TB”. Kedua workshop tersebut dirancang untuk memperkuat keterampilan peserta dalam memahami aspek nutrisi serta pemeriksaan penunjang yang berkaitan dengan TB.

Lihat juga: KKN-P Kelompok 65 UMSIDA Jalin Sinergi Bersama Karang Taruna Dusun Goliman

Kegiatan ini juga menjadi wadah untuk memperkuat sinergi antara akademisi, tenaga kesehatan, pemerintah, komunitas, dan masyarakat. Melalui kolaborasi lintas sektor, FK UMSIDA berharap upaya pengendalian TB dapat dilakukan secara lebih komprehensif dan berkelanjutan.

Seminar dan Workshop Kesehatan Nasional ini diharapkan tidak hanya menjadi forum peningkatan kapasitas tenaga kesehatan dan civitas akademika, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam membangun kolaborasi lintas sektor untuk mewujudkan masyarakat yang lebih sehat. Dengan semangat “Menangkal Tuberkulosis, Menyehatkan Bangsa”, FK UMSIDA terus berkomitmen mengambil peran dalam mendukung upaya pengendalian dan eliminasi TB melalui pendekatan kedokteran pencegahan yang komprehensif.

Penulis: Isviyatul Haniya